Pemdes Kebalanpelang Gelar GEMARI, Wujud Nyata Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Bebas Stunting

GARUDATODAY.INFO.LAMONGAN.Pemerintah Desa Kebalanpelang, Kecamatan Babat, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui kegiatan Gemar Makan Ikan (GEMARI). Program yang didanai melalui Dana Desa ini menjadi salah satu upaya nyata dalam memenuhi kebutuhan gizi anak agar tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan.(30/07/2026)
Kegiatan GEMARI diikuti oleh anak-anak usia dini bersama para orang tua, kader kesehatan, kader PKK, serta unsur pemerintah desa. Melalui pembagian dan edukasi konsumsi ikan, masyarakat diajak memahami pentingnya protein hewani sebagai sumber nutrisi untuk mendukung pertumbuhan fisik maupun perkembangan otak anak.
Kepala Desa Kebalanpelang, H. Mustofa, menyampaikan bahwa program GEMARI merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi penerus bangsa.
“Kegiatan yang didanai melalui Dana Desa ini kami harapkan mampu meningkatkan asupan gizi anak-anak sejak usia dini. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, mereka akan tumbuh lebih sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang mampu membawa kemajuan bangsa di masa depan,” ujar H. Mustofa.
Ia menambahkan, pencegahan stunting dan pemenuhan gizi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif keluarga dan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Pemerintah Desa Kebalanpelang akan terus menghadirkan program-program yang mendukung kesehatan ibu dan anak.
Pelaksanaan GEMARI juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam percepatan penurunan stunting melalui peningkatan konsumsi pangan bergizi, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, serta mendukung pemanfaatan Dana Desa untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program kesehatan dan pemberdayaan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Kebalanpelang berharap budaya gemar mengonsumsi ikan dapat menjadi kebiasaan di tengah masyarakat. Selain meningkatkan kualitas gizi keluarga, langkah tersebut diharapkan mampu mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, kuat, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. [Mk]



