
Garudatoday.info.Babat | Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), BUMDes Sogo Mandiri melaksanakan musyawarah laporan pertanggungjawaban bersama pihak terkait. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Kepala Desa dan dihadiri oleh Kepala Desa Supeno, Direktur BUMDes Kusnadi, Pengawas BUMDes, serta perangkat desa.
Musyawarah ini menjadi forum penting untuk menyampaikan seluruh laporan kegiatan dan realisasi pengelolaan BUMDes, termasuk pemanfaatan anggaran sebesar 20 persen untuk program ketahanan pangan desa.

Dalam sambutannya, Direktur BUMDes Sogo Mandiri, Kusnadi, menegaskan bahwa memimpin BUMDes bukanlah tugas yang mudah tanpa dasar dan nilai perjuangan. Menurutnya, BUMDes tidak hanya berorientasi pada keuntungan, namun juga membangun pondasi usaha yang kuat.
“Memimpin BUMDes ini tidak mudah jika kita tidak punya dasar dan nilai perjuangan. BUMDes tidak semata-mata mencari keuntungan dalam proses rintisan. Ke depan, BUMDes ini membutuhkan kolaborasi dari pemerintah desa untuk menunjang kemajuan bersama,” ujar Kusnadi.
Sementara itu, Kepala Desa Supeno dalam sambutannya juga menekankan pentingnya peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa. Ia berharap keberadaan BUMDes Sogo Mandiri mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“BUMDes ini harus menjadi motor penggerak ekonomi desa. Ke depan, BUMDes juga harus mampu mengakomodasi dan mengelola aset desa bagi kepentingan ekonomi masyarakat,” tegas Supeno.
Kegiatan musyawarah pertanggungjawaban ini diharapkan menjadi momentum penting untuk meningkatkan tata kelola BUMDes yang lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan demi kemajuan Desa Sogo dan peningkatan kesejahteraan warganya.[Az]



