
Garudatoday.info.Babat.|Di tengah arus perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis, sosok Agus Mujiono muncul sebagai teladan nyata bagi para pendidik di Kecamatan Babat. Pria yang akrab disapa Pak Agus ini saat ini menjabat sebagai Kepala MI Darul Ulum Dusun Dati, Desa Datinawong, Kecamatan Babat. Dedikasinya yang tinggi dalam mendidik generasi muda menjadikannya figur inspiratif, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi para guru dan masyarakat sekitar.(31/03/2026)
Selama memimpin MI Darul Ulum, Pak Agus berhasil membawa lembaganya meraih berbagai prestasi membanggakan. Di bawah kepemimpinannya, para siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan spiritualitas. Program tahfidzul Qur’an yang ia kembangkan di sekolah menjadi salah satu bukti komitmen kuatnya dalam menanamkan nilai-nilai religius pada peserta didik. Sejumlah siswa bahkan berhasil menorehkan prestasi gemilang melalui program tersebut.

Namun kiprah Agus Mujiono tidak berhenti di ruang kelas maupun lingkungan sekolah. Pria yang dikenal ramah dan pekerja keras ini juga aktif dalam organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama. Ia dipercaya sebagai Wakil Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Babat, sebuah amanah yang ia jalankan dengan penuh tanggung jawab meski di tengah kesibukannya sebagai kepala sekolah. Tidak mudah memegang dua peran sekaligus, namun Pak Agus membuktikan bahwa pengabdian dapat berjalan selaras jika dijalani dengan niat tulus.
Selain itu, rekam jejaknya dalam dunia kepemiluan juga menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdiannya. Pak Agus pernah menjadi anggota PPK Kecamatan Babat pada gelaran pemilihan kepala daerah sebelumnya. Dengan integritas dan profesionalisme, ia ikut memastikan proses demokrasi di wilayahnya berjalan tertib dan lancar.
Di tengah keberhasilan dan kesibukan yang terus mengalir, Agus Mujiono tidak berhenti belajar. Saat ini ia tengah melanjutkan studi S2 di Universitas Darul Ulum Lamongan. Langkah ini menjadi bukti bahwa semangat menimba ilmu tidak mengenal usia maupun batas jabatan. Ia percaya bahwa pendidikan adalah perjalanan seumur hidup, dan seorang pendidik harus terus berkembang agar mampu memberikan yang terbaik bagi generasi berikutnya.
Mengemban banyak amanah tentu bukan perkara mudah. Namun Agus Mujiono menjalankannya dengan ketulusan, ketekunan, dan semangat pengabdian yang jarang ditemui. Sosoknya mencerminkan guru ideal: berintegritas, terus belajar, mengabdi pada masyarakat, serta menjadi cahaya bagi generasi muda.
Tidak berlebihan jika masyarakat Babat menyebutnya sebagai guru inspiratif, seorang pendidik yang membawa perubahan nyata, mengabdi tanpa pamrih, dan terus menjadi bagian penting dari kemajuan pendidikan di Kecamatan Babat.[Azz]



