PCNU Babat Gelar Dzikir dan Istighotsah Peringati Harlah NU ke-103

Garudatoday.info.Babat, Lamongan —
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Babat menggelar dzikir dan istighotsah dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 di NU Center Babat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pengurus PCNU Babat serta para Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-wilayah kerja Babat.(4/01/2026)
Dzikir dan istighotsah yang dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan tersebut menjadi wasilah spiritual bagi warga Nahdliyin untuk bermunajat kepada Allah SWT, memohon keberkahan, keselamatan, serta kekuatan lahir dan batin agar Nahdlatul Ulama senantiasa istiqomah dalam jalan khidmah, dakwah, dan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
Suasana sejuk, damai, dan sarat nilai ruhani terasa sepanjang kegiatan. Para hadirin larut dalam doa bersama, meneladani dawuh para masyayikh NU bahwa kekuatan organisasi tidak hanya bertumpu pada struktur dan program, tetapi juga pada kekokohan spiritual dan keikhlasan niat.
Ketua PCNU Babat, KH. Ma’mun Afandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Harlah NU ke-103 harus dijadikan sebagai sarana muhasabah dan penguatan komitmen perjuangan kader NU. Ia mengajak seluruh pengurus dan warga Nahdliyin untuk terus meningkatkan loyalitas, soliditas, dan keistiqomahan dalam berkhidmah di Nahdlatul Ulama.
“Perjuangan di NU adalah perjuangan ibadah. Khidmah di NU bukan mencari kedudukan, tetapi mengharap ridho Allah SWT,” tutur KH. Ma’mun Afandi.
Beliau juga mengingatkan maqolah Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari:
“Barang siapa berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama dengan niat yang ikhlas, maka ia sedang berjuang di jalan Allah.”
Maqolah tersebut menjadi penguat bahwa setiap langkah dan pengabdian warga NU harus dilandasi niat lillahi ta’ala serta semangat menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Ma’mun Afandi juga memaparkan sejumlah program strategis PCNU Babat, di antaranya rencana dimulainya pembangunan NU Center Babat sebagai pusat konsolidasi organisasi, dakwah, dan pelayanan umat. Selain itu, PCNU Babat juga akan turut serta dalam peringatan puncak Harlah NU ke-103 yang akan digelar di Malang, Jawa Timur.
Menutup sambutannya, Ketua PCNU Babat mengajak seluruh warga NU untuk terus menjaga persatuan, memperkuat sanad keilmuan dan spiritual, serta menghidupkan dawuh ulama NU:
“Al-muhafazhah ‘ala al-qadim ash-shalih wal akhdzu bil jadid al-ashlah,”
menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih maslahat.
Melalui dzikir dan istighotsah ini, PCNU Babat berharap keberkahan Allah SWT senantiasa meliputi seluruh langkah Nahdlatul Ulama, sehingga NU tetap menjadi penopang umat, penjaga akidah, serta pilar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Mk)



