Gita KDI Tempuh S3 di UNISDA Lamongan, Buktikan Popularitas Bukan Penghalang Meraih Pendidikan Tinggi

GARUDATODAY.INFOLAMONGAN – Penyanyi dangdut jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI), Gitalis Dwi Natarina atau yang lebih dikenal sebagai Gita KDI, mengambil langkah inspiratif dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral (S3) di Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan.(16/10/2026)
Keputusan tersebut menjadi bukti bahwa kesibukan di dunia hiburan tidak harus menjadi penghalang untuk terus belajar, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan formal.

Momen tersebut berlangsung dalam kegiatan Orientasi Mahasiswa dan Kuliah Perdana Program Doktor (S3) Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam FAI UNISDA Lamongan, Jumat (16/10/2026), di Manaqib Hall Lantai 3.
Kegiatan akademik ini menghadirkan dua narasumber nasional, yakni Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, serta Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung periode 2015–2023. Kehadiran keduanya memberikan penguatan wawasan akademik sekaligus motivasi kepada mahasiswa untuk menjalani pendidikan doktoral dengan semangat keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat.
Gita KDI Mantap Pilih UNISDA Lamongan
Salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut adalah penyematan jas almamater kepada Gita KDI sebagai mahasiswa baru Program Doktor FAI UNISDA Lamongan. Penyematan secara simbolis oleh Hafid Nasrullah itu menandai dimulainya perjalanan akademik Gita KDI di jenjang pendidikan tertinggi.
Dalam wawancara, Gita KDI mengungkapkan bahwa keputusannya memilih UNISDA Lamongan didasari keyakinan terhadap kualitas pendidikan yang dimiliki perguruan tinggi tersebut.
“Saya yakin dengan kualitas UNISDA. Menurut saya, UNISDA memiliki kualitas yang patut dibanggakan, apalagi banyak program studinya yang sudah terakreditasi unggul,” ungkap Gita KDI.
Pernyataan tersebut menunjukkan kepercayaan Gita KDI terhadap lingkungan akademik UNISDA sebagai tempat untuk memperdalam keilmuan sekaligus mengembangkan kapasitas intelektualnya.
Ingin Menginspirasi Artis agar Peduli Pendidikan
Lebih dari sekadar mengejar gelar akademik, langkah Gita KDI menempuh pendidikan doktoral juga membawa pesan penting bagi kalangan pekerja seni dan industri hiburan.
Ia ingin menunjukkan bahwa popularitas, kesibukan profesional, dan pendidikan dapat berjalan beriringan. Dunia hiburan yang menuntut waktu serta konsentrasi tinggi bukan alasan untuk berhenti belajar dan mengembangkan potensi diri.
Di tengah tuntutan karier dan aktivitas profesional, pendidikan tetap memiliki peran penting dalam membangun pola pikir, memperluas perspektif, serta meningkatkan kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Langkah Gita KDI diharapkan menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sesama artis agar semakin peduli terhadap pendidikan dan tidak ragu melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Pesan yang ingin ditegaskan adalah bahwa kesempatan untuk belajar terbuka bagi siapa saja. Latar belakang profesi bukanlah batas untuk meraih prestasi akademik maupun memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat.
Pendidikan Bukan Sekadar Gelar, tetapi Investasi Masa Depan
Bagi Gita KDI, menempuh pendidikan doktoral bukan semata-mata tentang memperoleh gelar, melainkan juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas diri dan memperluas wawasan keilmuan.
Pendidikan menjadi sarana penting untuk membentuk cara berpikir yang kritis, memperkuat landasan pengetahuan, serta mendorong lahirnya gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kehadirannya sebagai mahasiswa doktoral FAI UNISDA Lamongan sekaligus memperlihatkan bahwa dunia hiburan dan dunia akademik tidak harus dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan berdampingan dan saling melengkapi dalam membangun masyarakat yang lebih berpengetahuan.
Seseorang dapat tetap berkarya di bidang profesinya sekaligus mengembangkan kemampuan intelektual melalui pendidikan formal.
UNISDA Lamongan Awali Perjalanan Akademik Mahasiswa Doktoral
Penyelenggaraan orientasi mahasiswa dan kuliah perdana menjadi bagian dari upaya FAI UNISDA Lamongan dalam mengawali proses akademik Program Doktor Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan akademik, motivasi yang kuat, serta komitmen untuk menghasilkan pemikiran ilmiah yang berkualitas. Pendidikan doktoral juga diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam dan kehidupan masyarakat.
Langkah Gita KDI melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral menjadi pengingat bahwa semangat menuntut ilmu tidak mengenal batas profesi, usia, maupun popularitas.
Dari panggung hiburan menuju ruang akademik, Gita KDI menunjukkan bahwa prestasi tidak berhenti pada popularitas. Pendidikan tetap menjadi jalan penting untuk bertumbuh, berkarya, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(MK)



